# AUD/USD Turun Terkait Tekanan Penjualan yang Diperbarui dan Menguji Dukungan 0.6700

> Pasangan AUD/USD mengalami penurunan sebesar 0,40% menjadi 0,6705 pada sesi Selasa di tengah tekanan penjualan yang kembali menguat pada Dolar Australia. Sementara itu, sentimen pasar menunjukkan probabilitas 55% untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Reserve Bank of Australia (RBA) tahun ini. Situasi ekonomi yang rapuh di China juga memberikan tekanan pada Dolar Australia.  Dolar AS telah mendapatkan kembali kekuatannya, bergerak menuju level tertinggi dalam dua bulan terakhir a

**Tags:** berita forex
**URL:** https://berita.belajarforex.co.id/aud-usd-turun-terkait-tekanan-penjualan-yang-diperbarui-dan-menguji-dukungan-0-6700/

---


## AUD/USD Turun Terkait Tekanan Penjualan yang Diperbarui dan Menguji Dukungan 0.6700

Pasangan AUD/USD mengalami penurunan sebesar 0,40% menjadi 0,6705 pada sesi Selasa di tengah tekanan penjualan yang kembali menguat pada Dolar Australia. Sementara itu, sentimen pasar menunjukkan probabilitas 55% untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin oleh Reserve Bank of Australia (RBA) tahun ini. Situasi ekonomi yang rapuh di China juga memberikan tekanan pada Dolar Australia.

Dolar AS telah mendapatkan kembali kekuatannya, bergerak menuju level tertinggi dalam dua bulan terakhir akibat peningkatan risiko yang memperburuk kekhawatiran terkait China. Pergerakan utama bagi Dolar Australia belakangan ini adalah kondisi ekonomi di China, yang tampaknya membuat investor cemas dan mendorong mereka untuk mencari perlindungan di Dolar AS.

## Analisis Pergerakan Pasar

{
"@context": "https://schema.org",
"@type": "FAQPage",
"mainEntity": [
{
"@type": "Question",
"name": "Faktor-faktor kunci apa yang mendorong nilai tukar Dolar Australia?\n",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Salah satu faktor terpenting bagi Dolar Australia (AUD) adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Sentral Australia (RBA). Karena Australia merupakan negara kaya akan sumber daya, faktor utama lainnya adalah harga ekspor terbesarnya, Bijih Besi. Kesehatan ekonomi Tiongkok, mitra dagang terbesarnya, juga menjadi faktor, begitu pula inflasi di Australia, tingkat pertumbuhannya, dan Neraca Perdagangan. Sentimen pasar - apakah investor mengambil aset yang lebih berisiko (risiko-on) atau mencari tempat aman (risiko-off) - juga menjadi faktor, dengan risiko-on positif untuk AUD.\n"
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Bagaimana keputusan Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia) berdampak pada nilai tukar Dolar Australia? \n",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Bank Sentral Australia (RBA) memengaruhi nilai tukar Dollar Australia (AUD) dengan menetapkan tingkat suku bunga yang dapat digunakan oleh bank-bank Australia untuk saling meminjamkan uang. Hal ini memengaruhi tingkat suku bunga di seluruh perekonomian. Tujuan utama RBA adalah menjaga stabilitas inflasi pada tingkat 2-3% dengan menyesuaikan suku bunga naik atau turun. Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan bank sentral utama lainnya mendukung nilai AUD, dan sebaliknya untuk suku bunga yang relatif rendah. RBA juga dapat menggunakan pelonggaran kuantitatif dan pengetatan untuk memengaruhi kondisi kredit, dengan pelonggaran kuantitatif berdampak negatif terhadap AUD dan pengetatan berdampak positif terhadap AUD. \n"
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Bagaimana kesehatan ekonomi China berdampak pada nilai tukar Dolar Australia? \n",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "China merupakan mitra dagang terbesar Australia, sehingga kesehatan ekonomi Tiongkok memiliki pengaruh besar terhadap nilai Dolar Australia (AUD). Ketika ekonomi Tiongkok berkembang baik, negara ini akan membeli lebih banyak bahan mentah, barang, dan jasa dari Australia, meningkatkan permintaan terhadap AUD dan mendorong nilai mata uang tersebut. Sebaliknya, ketika ekonomi Tiongkok tidak tumbuh secepat yang diharapkan, nilai AUD akan turun. Oleh karena itu, kejutan positif atau negatif dalam data pertumbuhan ekonomi Tiongkok seringkali berdampak langsung pada Dolar Australia dan pasangan mata uangnya.\n"
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Bagaimana dampak harga bijih besi terhadap nilai tukar dolar Australia? \n",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Bijih besi merupakan komoditas ekspor terbesar Australia, menghasilkan pendapatan sebesar $118 miliar per tahun berdasarkan data tahun 2021, dengan China sebagai tujuan utama. Oleh karena itu, harga bijih besi dapat menjadi pendorong nilai tukar Dolar Australia. Umumnya, jika harga bijih besi naik, AUD juga naik, karena permintaan agregat terhadap mata uang tersebut meningkat. Sebaliknya, jika harga bijih besi turun, nilai AUD juga turun. Harga bijih besi yang lebih tinggi juga cenderung menghasilkan kemungkinan yang lebih besar untuk neraca perdagangan positif bagi Australia, yang juga berdampak positif pada nilai AUD.\n"
}
},
{
"@type": "Question",
"name": "Bagaimana neraca perdagangan berdampak pada dolar Australia? \n",
"acceptedAnswer": {
"@type": "Answer",
"text": "Neraca perdagangan, yang merupakan selisih antara pendapatan negara dari ekspor versus pengeluarannya untuk impor, merupakan faktor lain yang dapat memengaruhi nilai Dolar Australia. Jika Australia menghasilkan ekspor yang sangat diminati, maka mata uangnya akan naik nilainya semata-mata dari surplus permintaan yang diciptakan oleh pembeli asing yang ingin membeli ekspornya versus apa yang dihabiskan untuk membeli impor. Oleh karena itu, neraca perdagangan positif yang bersih memperkuat AUD, dengan efek sebaliknya jika neraca perdagangan negatif. \n"
}
}
]
}
