Berita Panas: House AS Cabut Tarif Trump ke Kanada, Siap-Siap Pasar Kejut?

Berita Panas: House AS Cabut Tarif Trump ke Kanada, Siap-Siap Pasar Kejut?

Berita Panas: House AS Cabut Tarif Trump ke Kanada, Siap-Siap Pasar Kejut?

Dunia trading lagi-lagi diramaikan dengan manuver politik yang punya potensi "mengguncang" panggung finansial global. Baru-baru ini, House of Representatives Amerika Serikat memberikan sinyal kuat untuk membatalkan tarif yang dulu diberlakukan oleh pemerintahan Trump terhadap produk-produk Kanada. Nah, keputusan ini bukan sekadar berita politik biasa, lho! Bagi kita para trader, ini bisa jadi "semut kecil" yang memicu "gelombang besar" di berbagai aset. Yuk, kita bedah lebih dalam apa artinya ini buat portofolio kita!

Apa yang Terjadi?

Jadi gini, ceritanya dimulai dari era pemerintahan mantan Presiden Donald Trump. Waktu itu, AS memutuskan untuk mengenakan tarif impor pada berbagai barang dari Kanada, termasuk baja dan aluminium, dengan alasan melindungi industri dalam negeri. Keputusan ini tentu saja menimbulkan friksi antar kedua negara tetangga dekat ini. Kanada pun nggak tinggal diam, mereka membalas dengan mengenakan tarif serupa pada produk-produk AS. Ibarat dua orang lagi debat sengit, saling lempar argumen dan "ancaman".

Nah, sekarang, House of Representatives AS yang baru, dengan dinamika politiknya sendiri, tampaknya melihat ini sebagai langkah yang kurang menguntungkan dan siap untuk menarik kembali "senjata" tarif tersebut. Lachlan Wolfers, seorang pemimpin di KPMG Law yang memang punya jam terbang tinggi dalam urusan hukum dan bisnis internasional, baru saja muncul di BNN Bloomberg untuk membahas keputusan penting ini. Ini menandakan bahwa isu ini sudah sampai ke telinga para pakar dan akan segera ditindaklanjuti.

Keputusan House ini, kalau jadi disahkan secara final, punya makna simbolis yang kuat. Ini bisa jadi sinyal bahwa pemerintahan AS saat ini lebih memilih pendekatan diplomasi dan kerjasama dibandingkan kebijakan proteksionis yang cenderung memicu perang dagang. Ini juga bisa dilihat sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan bilateral yang sempat memburuk, sekaligus membuka kembali keran perdagangan yang tadinya tertutup rapat.

Yang perlu dicatat, proses ini tentu tidak instan. Keputusan House ini hanyalah satu langkah awal. Perlu ada persetujuan lebih lanjut, mungkin dari Senat, dan proses administrasi lainnya. Tapi, langkah awal ini saja sudah cukup untuk menciptakan sentimen positif di pasar.

Dampak ke Market

Oke, sekarang kita masuk ke bagian yang paling seru: dampaknya ke market! Gimana sih keputusam ini bisa mempengaruhi pergerakan harga di berbagai aset yang kita pantau setiap hari?

  • EUR/USD: Saat ketegangan dagang antara AS dan Kanada mereda, sentimen risiko global cenderung membaik. Ini biasanya berarti investor akan beralih dari aset safe haven seperti Dolar AS ke aset yang berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi. Kalau Dolar AS melemah karena aliran dana keluar, ini bisa jadi angin segar buat EUR/USD. Potensinya adalah pasangan mata uang ini bisa menguat, terutama jika sentimen risk-on ini bertahan dan diperkuat oleh data ekonomi Eropa yang positif.

  • GBP/USD: Sama seperti EUR/USD, perbaikan sentimen risiko global juga bisa memberikan dukungan pada Sterling. Jika pelaku pasar merasa lebih optimis terhadap perekonomian global, mereka cenderung mengurangi posisi dolar dan menambah aset lain, termasuk Pound Sterling. Namun, perlu diingat, GBP/USD juga sangat sensitif terhadap isu-isu domestik Inggris seperti Brexit dan data inflasi. Jadi, dampaknya mungkin tidak sekuat EUR/USD jika isu internal Inggris masih membayangi.

  • USD/JPY: Nah, ini pasangan yang menarik. Yen Jepang seringkali dianggap sebagai aset safe haven. Ketika ketegangan global mereda dan sentimen risiko meningkat, investor cenderung melepas Yen dan membeli aset yang lebih berisiko. Jadi, kalau keputusan House AS ini benar-benar meredakan ketegangan global, USD/JPY berpotensi menguat. Dolar AS bisa menguat terhadap Yen karena investor mencari imbal hasil yang lebih baik.

  • XAU/USD (Emas): Emas adalah klasik safe haven. Ketika ketidakpastian geopolitik dan ekonomi tinggi, emas cenderung bersinar. Sebaliknya, ketika ketegangan mereda dan optimisme pasar meningkat, daya tarik emas sebagai aset pelindung akan berkurang. Jadi, kalau pembatalan tarif ini menciptakan lingkungan pasar yang lebih stabil dan risk-on, XAU/USD berpotensi mengalami tekanan jual. Investor mungkin akan beralih ke aset lain yang menawarkan potensi imbal hasil lebih tinggi di tengah ekonomi yang lebih cerah.

Secara umum, ini adalah berita yang bagus untuk sentimen pasar global. Ini menunjukkan bahwa ada upaya untuk menstabilkan hubungan dagang dan mengurangi hambatan perdagangan internasional. Kondisi ekonomi global saat ini memang sedang dalam fase yang cukup berhati-hati, dengan inflasi yang masih menjadi perhatian dan risiko perlambatan ekonomi. Berita positif seperti ini bisa memberikan "nafas lega" dan mendorong aktivitas ekonomi serta investasi.

Peluang untuk Trader

Nah, buat kita yang selalu mencari peluang, keputusan ini membuka beberapa skenario menarik.

Pertama, perhatikan potensi penguatan mata uang G10 yang sensitif terhadap sentimen risiko seperti EUR, GBP, dan bahkan AUD serta NZD jika sentimen ini meluas. Ini bisa jadi momen untuk mencari setup buy pada pasangan seperti EUR/USD atau GBP/USD, terutama jika ada konfirmasi dari indikator teknikal.

Kedua, waspadai potensi pelemahan Dolar AS. Jika data ekonomi AS berikutnya tidak sesuai ekspektasi atau jika Federal Reserve memberikan sinyal yang lebih dovish, pelemahan Dolar bisa semakin terakselerasi. Ini bisa jadi peluang sell pada pasangan USD lainnya seperti USD/CAD (meskipun dampaknya mungkin lebih kompleks karena melibatkan Kanada secara langsung).

Ketiga, untuk para trader komoditas, pergerakan harga emas perlu dicermati. Jika sentimen risk-on benar-benar mengambil alih, XAU/USD bisa mengalami koreksi. Namun, jangan lupakan faktor inflasi yang masih menjadi isu global. Emas bisa saja tetap mendapat dukungan jika inflasi terus naik, meskipun sentimen risiko membaik. Jadi, ini perlu dianalisis dengan hati-hati.

Yang perlu diperhatikan juga adalah potensi pergerakan pada pasangan mata uang yang melibatkan Dolar Kanada (CAD). Meskipun berita ini positif, pasar mungkin akan mencerna dampaknya terhadap ekonomi Kanada secara lebih rinci. Pembatalan tarif bisa meningkatkan ekspor Kanada dan memberikan dorongan positif bagi CAD. USD/CAD bisa jadi pasangan yang menarik untuk diperhatikan.

Secara teknikal, kita bisa melihat level-level support dan resistance penting pada pasangan mata uang yang terpengaruh. Misalnya, jika EUR/USD bergerak naik, kita perlu perhatikan apakah ia mampu menembus level resistance kunci. Demikian pula untuk XAU/USD, jika ia turun, kita cari level support yang kuat. Selalu gunakan stop loss untuk membatasi risiko, karena pasar bisa berbalik arah kapan saja.

Kesimpulan

Keputusan House AS untuk membatalkan tarif era Trump terhadap Kanada ini adalah perkembangan yang signifikan. Ini bukan hanya sekadar berita politik, melainkan sebuah sinyal perubahan arah kebijakan yang berpotensi memberikan dampak luas ke pasar finansial global. Ibarat sebuah kapal yang tadinya berlayar dengan arah yang cukup kaku, kini ada manuver untuk sedikit mengubah haluan ke arah yang lebih kolaboratif.

Bagi kita para trader, ini adalah momen untuk tetap waspada namun juga jeli melihat peluang. Analisis mata uang seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, dan bahkan komoditas seperti emas, perlu dilakukan dengan mempertimbangkan sentimen risiko global yang mungkin membaik. Penting untuk tetap mengikuti perkembangan selanjutnya, termasuk respon dari pihak-pihak terkait dan data ekonomi yang akan dirilis. Jangan lupa, selalu padukan analisis fundamental dengan analisis teknikal dan kelola risiko dengan bijak. Semoga cuan menyertai langkah trading Anda!


Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan rekomendasi trading.

WhatsApp
`