Dolar AS Sedikit Menguat Menjelang Pekan Penuh Acara
Indeks Dolar AS Menguat, Mengindikasikan Kondisi Ekonomi AS yang Membaik
Penguatan Dolar AS
Indeks Dolar AS (DXY) terus menguat, menunjukkan indikasi kondisi ekonomi AS yang kuat dan inflasi yang masih tinggi. Hal ini mendorong sikap hawkish (mengetatkan kebijakan moneter) dari Federal Reserve (Fed). DXY berpotensi menguji kembali level tertinggi pada November yaitu mendekati 107,10.
Data Ekonomi AS yang Positif
Pertumbuhan ekonomi AS yang kuat, kenaikan imbal hasil (yield), dan inflasi yang persisten mendukung penguatan Dolar AS. Beberapa pejabat Fed mulai mempertimbangkan kenaikan suku bunga karena belum melihat kemajuan yang signifikan dalam pengendalian inflasi. Pasar saat ini masih menunda dimulainya siklus pelonggaran moneter. Minggu ini, AS akan merilis data Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) dan Barang Tahan Lama bulan Maret, estimasi Produk Domestik Bruto (PDB) Q1, dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) S&P bulan April. Data-data ini kemungkinan akan memengaruhi ekspektasi pasar terhadap keputusan Fed selanjutnya.
Dukungan dari Pasar Obligasi
Sikap hawkish Fed ditambah dengan peningkatan pasokan obligasi pemerintah AS dapat mendorong kenaikan lebih lanjut dalam imbal hasil obligasi Treasury AS. Hal ini dapat memicu penguatan Dolar AS karena pasar menyesuaikan diri dengan tindakan Fed. Peluang pemotongan suku bunga pada pertemuan Juni mendatang hanya 15%, naik menjadi 45% pada Juli, dan 85% pada September. Di sisi lain, imbal hasil obligasi Treasury AS mengalami sedikit penurunan, termasuk imbal hasil obligasi 2 tahun di 4,97%, 5 tahun di 4,64%, dan 10 tahun di 4,61%.
Pertanyaan mengenai Dolar AS Sedikit Menguat Menjelang Pekan Penuh Acara :
Q: Apa arti dari penguatan Indeks Dolar AS (DXY)?
A: Indikasi kondisi ekonomi AS yang kuat dan inflasi yang masih tinggi.
Q: Apa saja faktor yang mendukung penguatan Dolar AS?
A: Pertumbuhan ekonomi AS yang kuat, kenaikan imbal hasil, dan inflasi yang persisten.
Q: Bagaimana sikap Federal Reserve terhadap penguatan Dolar AS?
A: Sikap hawkish (mengetatkan kebijakan moneter).
Q: Data ekonomi AS apa yang akan dirilis minggu ini?
A: Data Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) dan Barang Tahan Lama bulan Maret, estimasi Produk Domestik Bruto (PDB) Q1, dan Indeks Manajer Pembelian (PMI) S&P bulan April.
Q: Bagaimana dukungan pasar obligasi memengaruhi Dolar AS?
A: Sikap hawkish Fed dan peningkatan pasokan obligasi pemerintah AS dapat mendorong kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS, yang memicu penguatan Dolar AS.
Q: Berapa kemungkinan pemotongan suku bunga pada pertemuan Fed mendatang?
A: 15% pada Juni, 45% pada Juli, dan 85% pada September.
Q: Bagaimana perubahan imbal hasil obligasi Treasury AS baru-baru ini?
A: Mengalami sedikit penurunan, termasuk imbal hasil obligasi 2 tahun di 4,97%, 5 tahun di 4,64%, dan 10 tahun di 4,61%.
Q: Apa itu Dolar AS?
A: Dolar AS (USD) adalah mata uang resmi Amerika Serikat, dan 'de facto' mata uang sejumlah besar negara lain yang beredar bersama mata uang lokal.
Q: Bagaimana keputusan Federal Reserve berdampak pada Dolar AS?
A: Faktor tunggal terpenting yang mempengaruhi nilai Dolar AS adalah kebijakan moneter, yang dibentuk oleh Federal Reserve (Fed). Fed memiliki dua mandat: untuk mencapai stabilitas harga (mengendalikan inflasi) dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai kedua tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi di atas target Fed sebesar 2%, Fed akan menaikkan suku bunga, yang membantu nilai USD. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, Fed dapat menurunkan suku bunga, yang membebani Greenback.
Q: Apa itu Pelonggaran Kuantitatif dan bagaimana pengaruhnya terhadap Dolar AS?
A: Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve juga dapat mencetak lebih banyak Dolar dan memberlakukan pelonggaran kuantitatif (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah kebijakan non-standar yang digunakan ketika kredit mengering karena bank tidak mau meminjamkan satu sama lain (karena takut gagal bayar rekanan). Ini adalah pilihan terakhir ketika hanya menurunkan suku bunga kemungkinan besar tidak akan mencapai hasil yang diperlukan. Itu adalah senjata pilihan Fed untuk melawan krisis kredit yang terjadi selama Krisis Keuangan Hebat pada tahun 2008. Ini melibatkan Fed mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi pemerintah AS terutama dari lembaga keuangan. QE biasanya menyebabkan Dolar AS melemah.
Q: Apa itu Pengetatan Kuantitatif dan bagaimana pengaruhnya terhadap Dolar AS?
A: Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses kebalikannya dimana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo dalam pembelian baru. Biasanya positif untuk Dolar AS.