**Donald Trump Siap Umumkan Pilihan The Fed: Bisakah Ini Mengubah Arah Pasar Dolar?**

**Donald Trump Siap Umumkan Pilihan The Fed: Bisakah Ini Mengubah Arah Pasar Dolar?**

Donald Trump Siap Umumkan Pilihan The Fed: Bisakah Ini Mengubah Arah Pasar Dolar?

Para trader di Indonesia, bersiaplah! Gejolak di pasar finansial global bisa saja datang dari pengumuman yang akan dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pagi ini. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Trump akan mengumumkan siapa yang akan ia pilih untuk memimpin The Fed (Federal Reserve) – bank sentral Amerika Serikat – besok pagi. Keputusan ini bukan sekadar formalitas, lho. Ini adalah momen krusial yang bisa mengguncang pasar saham, obligasi, bahkan mata uang utama dunia, termasuk dolar AS.

Apa yang Terjadi?

Nah, sebelum kita melangkah lebih jauh, mari kita pahami dulu konteksnya. Pemilihan Ketua The Fed ini adalah salah satu penentu kebijakan moneter Amerika Serikat. Ketua The Fed memiliki peran vital dalam menentukan arah suku bunga, menjaga stabilitas harga, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Siapa pun yang terpilih akan memegang kendali atas salah satu institusi keuangan paling berpengaruh di dunia.

Trump sendiri sudah beberapa kali mengutarakan pandangannya mengenai The Fed dan kepemimpinannya saat ini. Seringkali, ia mengkritik kebijakan suku bunga yang dianggapnya terlalu tinggi oleh The Fed di bawah kepemimpinan Jerome Powell. Ekspektasi pasar pun beragam, ada yang menduga Trump akan kembali menunjuk Jerome Powell, ada pula yang berspekulasi ia akan memilih kandidat lain yang mungkin lebih sejalan dengan pandangan "go-growth" ala Trump.

Yang perlu dicatat, pernyataan Trump mengenai pengumuman ini datang bersamaan dengan beberapa isu lain yang juga sensitif bagi pasar. Ia juga menyebutkan bahwa ia akan mengetahui nasib penutupan pemerintahan (shutdown) malam ini, serta timnya sedang menuju Iran. Kombinasi isu-isu ini bisa menciptakan sentimen pasar yang lebih luas, tidak hanya terpaku pada The Fed.

Mengapa ini begitu penting? Bayangkan The Fed itu seperti kapten kapal besar bernama "Ekonomi AS". Jika kaptennya berganti, atau kebijakan kaptennya berubah drastis, arah kapal bisa jadi berubah total. Dan kita semua tahu, kapal ekonomi AS ini sangat besar dan berpengaruh ke seluruh pelayaran global. Jadi, siapa pun kapten baru yang ditunjuk, atau bahkan jika kapten lama tetap menjabat tapi dengan arahan baru, dampaknya akan terasa jauh.

Dampak ke Market

Sekarang, mari kita bedah bagaimana pengumuman ini bisa mempengaruhi berbagai pasangan mata uang dan aset yang kita perdagangkan.

  • Dolar AS (USD): Ini adalah aset yang paling langsung terpengaruh. Jika Trump menunjuk seseorang yang diasumsikan akan cenderung lebih "dovish" (artinya, lebih mendukung suku bunga rendah dan stimulus ekonomi), ini bisa memberikan tekanan jual pada dolar AS. Mengapa? Suku bunga yang lebih rendah membuat mata uang suatu negara kurang menarik bagi investor asing yang mencari imbal hasil. Sebaliknya, jika yang terpilih diasumsikan akan lebih "hawkish" (mendukung suku bunga yang lebih tinggi untuk mengendalikan inflasi), dolar AS bisa menguat.
  • EUR/USD: Penguatan dolar AS biasanya berarti pelemahan EUR/USD (euro melemah terhadap dolar). Sebaliknya, jika dolar melemah, EUR/USD berpotensi naik. Namun, sentimen pasar terhadap euro itu sendiri juga berperan. Jika ekonomi Eropa sedang dalam kondisi kurang baik, EUR/USD bisa saja tidak merespons pelemahan dolar sekuat yang diharapkan.
  • GBP/USD: Nasib pound sterling juga bergantung pada kekuatan dolar AS. Sentimen terkait Brexit yang masih membayangi Inggris juga menjadi faktor penting. Jika dolar AS melemah, GBP/USD punya ruang untuk naik, namun perlu hati-hati dengan berita-berita Brexit.
  • USD/JPY: Ini adalah pasangan yang menarik. Jepang secara historis memiliki kebijakan suku bunga sangat rendah. Jika The Fed AS mulai menaikkan suku bunga lebih agresif (atau diprediksi akan begitu), ini bisa membuat USD/JPY menguat karena perbedaan suku bunga yang melebar. Namun, jika Trump mengumumkan sesuatu yang membuat investor global mencari aset "safe haven" seperti yen Jepang karena ketidakpastian, USD/JPY bisa saja turun.
  • Emas (XAU/USD): Emas seringkali bergerak terbalik dengan dolar AS dan suku bunga. Ketika dolar melemah dan suku bunga rendah, emas cenderung menarik bagi investor sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Sebaliknya, dolar yang menguat dan suku bunga yang naik bisa menekan harga emas. Pengumuman The Fed ini bisa menjadi pemicu pergerakan signifikan di pasar emas.

Simpelnya, jika pasar melihat kandidat yang terpilih akan membawa kebijakan yang lebih akomodatif (suku bunga cenderung turun atau tetap rendah), ini cenderung menekan dolar AS. Tapi kalau dilihat akan membawa kebijakan yang lebih ketat (suku bunga cenderung naik untuk meredam inflasi), ini bisa menguatkan dolar AS.

Peluang untuk Trader

Jadi, dengan potensi pergerakan yang liar, bagaimana kita bisa memanfaatkannya sebagai trader?

Pertama, perhatikan EUR/USD dan GBP/USD. Jika dolar AS diprediksi melemah, kedua pasangan ini bisa menjadi kandidat untuk dibeli (buy). Namun, jangan lupa analisis teknikalnya. Cari level-level support dan resistance yang penting. Misalnya, jika EUR/USD berhasil menembus level resistance kunci setelah berita, itu bisa menjadi sinyal awal tren naik.

Kedua, USD/JPY bisa menjadi perhatian. Jika ada sentimen global yang memicu "risk-off" (investor lari dari aset berisiko ke aset aman), yen Jepang bisa menguat, menekan USD/JPY. Perhatikan level support penting seperti 108 atau 107. Jika jebol, ada potensi penurunan lebih lanjut.

Ketiga, emas (XAU/USD). Jika dolar AS melemah dan ketidakpastian global meningkat, emas bisa menjadi pilihan menarik untuk dibeli. Level teknikal seperti $1750 atau $1760 per ounce bisa menjadi titik pantau penting. Jika emas menembus level resistance signifikan, ada potensi kenaikan lebih lanjut.

Yang perlu dicatat, volatilitas pasca-pengumuman bisa sangat tinggi. Penting untuk selalu menggunakan manajemen risiko yang baik. Pasang stop-loss yang ketat dan jangan memaksakan posisi jika pasar terlalu liar dan tidak terprediksi. Tunggu konfirmasi sinyal sebelum masuk ke pasar.

Kesimpulan

Pengumuman calon Ketua The Fed oleh Donald Trump ini adalah salah satu peristiwa yang paling ditunggu-tunggu di pasar finansial global. Ini bukan hanya tentang siapa yang akan memimpin bank sentral AS, tetapi lebih kepada arah kebijakan moneter AS ke depan dan bagaimana hal itu akan mempengaruhi sentimen ekonomi dunia.

Bagi kita para trader di Indonesia, ini adalah momen untuk bersiap, menganalisis, dan berpotensi menemukan peluang. Namun, selalu ingat bahwa pasar finansial penuh dengan ketidakpastian. Sentimen pasar bisa berubah dalam sekejap, dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang mungkin tidak terduga. Jadi, tetaplah waspada, lakukan riset mendalam, dan utamakan keselamatan modal Anda. Mari kita saksikan bersama bagaimana pasar merespons pengumuman penting ini!


Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan rekomendasi trading.

WhatsApp
`