Harga Dolar AS Stabil Setelah Turun Tajam Minggu Lalu
Pergerakan Nilai Tukar Dolar AS
Awal pekan ini, nilai tukar dolar AS (USD) sempat menguat, namun kemudian mengalami penurunan. Dolar AS melemah terhadap yuan Tiongkok dan yen Jepang pada hari Senin. Indeks Dolar AS diperdagangkan di dekat level 105,00 dan cenderung turun di bawah titik tersebut.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Dolar AS
Para pelaku pasar saat ini bertaruh bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan lebih cepat menurunkan suku bunga dibandingkan dengan sikap yang ditunjukkan minggu lalu. Laporan pekerjaan AS tidak sesuai dengan perkiraan, meskipun data tersebut juga tidak buruk. Perubahan Pekerjaan Nonpertanian dan Tingkat Pengangguran menunjukkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja masih baik. Minggu depan akan menjadi minggu yang tenang dalam hal rilis data ekonomi, tetapi pejabat Fed akan menyampaikan pandangan mereka tentang suku bunga yang berpotensi menggerakkan nilai tukar dolar AS.
Peristiwa yang Dapat Memengaruhi Dolar AS
Pada hari Senin, Fed akan mempublikasikan Senior Loan Officer Survey (SLOOS), di mana bank sentral tersebut mengamati 80 bank domestik dan 24 cabang bank internasional untuk mengukur kondisi kredit dan pinjaman saat ini. Laporan ini dapat memengaruhi keputusan penetapan suku bunga dan suku bunga diskonto. Menjelang rilis SLOOS, Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams akan berbicara dalam sesi tanya jawab di California dan Presiden Federal Reserve Bank of Richmond Thomas Barkin juga akan tampil di depan publik.
Pertanyaan mengenai Harga Dolar AS Stabil Setelah Turun Tajam Minggu Lalu :
Q: Mengapa Dolar AS sempat menguat di awal pekan?
A: Artikel tidak menyebutkan alasan penguatan Dolar AS di awal pekan.
Q: Mata uang apa saja yang menguat terhadap Dolar AS?
A: Yuan Tiongkok dan Yen Jepang.
Q: Apa yang menyebabkan melemahnya Dolar AS?
A: Pelaku pasar bertaruh bahwa Federal Reserve AS (Fed) akan lebih cepat menurunkan suku bunga.
Q: Mengapa laporan pekerjaan AS tidak sesuai dengan perkiraan?
A: Artikel tidak menyebutkan secara spesifik mengapa laporan pekerjaan AS tidak sesuai dengan perkiraan.
Q: Event apa yang dapat memengaruhi nilai tukar Dolar AS dalam waktu dekat?
A: Senior Loan Officer Survey (SLOOS) dan pidato pejabat Fed, seperti John Williams dan Thomas Barkin.