Harga Emas Melandai Akibat Tingginya Suku Bunga AS dan Dolar yang Kuat
Harga Emas Masih Stabil di Atas $2.300
Harga emas masih bergerak di sekitar level yang sama pada hari Rabu di tengah meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan dolar AS yang menguat. Fokus para pelaku pasar kini tertuju pada data ekonomi AS yang akan dirilis, seperti laporan klaim pengangguran, survei Sentimen Konsumen Universitas Michigan, dan pidato pejabat Federal Reserve (Fed).
Selama sepekan terakhir, pelaku pasar mencermati pidato pejabat Fed di tengah spekulasi bahwa bank sentral AS tersebut akan menurunkan suku bunga. Penurunan suku bunga biasanya menguntungkan emas, yang saat ini masih diperdagangkan di atas $2.300. Presiden Fed Boston, Susan Collins, memperkirakan permintaan akan melambat untuk menurunkan inflasi ke 2%, namun ada risiko menurunkan suku bunga "terlalu cepat". Ia mengatakan bahwa kebijakan saat ini berada pada posisi yang baik dan "secara moderat membatasi" perekonomian.
Stok Emas China Terus Meningkat
Sementara itu, permintaan fisik emas terus meningkat. Bank sentral China dilaporkan terus menambah cadangan emasnya, dengan membeli 1,9 metrik ton untuk 18 bulan berturut-turut. Permintaan emas fisik ini mengindikasikan bahwa logam mulia ini masih menarik di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pertanyaan mengenai Harga Emas Melandai Akibat Tingginya Suku Bunga AS dan Dolar yang Kuat :
Q: Bagaimana pergerakan harga emas saat ini?
A: Harga emas masih stabil di atas $2.300.
Q: Faktor apa yang memengaruhi pergerakan harga emas?
A: Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkat dan dolar AS yang menguat.
Q: Data ekonomi apa yang akan dirilis yang dapat memengaruhi harga emas?
A: Laporan klaim pengangguran, survei Sentimen Konsumen Universitas Michigan, dan pidato pejabat Federal Reserve.
Q: Bagaimana kebijakan Fed berpotensi memengaruhi harga emas?
A: Penurunan suku bunga dapat menguntungkan emas.
Q: Bagaimana permintaan fisik emas?
A: Permintaan fisik emas terus meningkat, dengan Bank sentral China menambah cadangan emasnya.
Q: Mengapa orang berinvestasi pada Emas?
A: Emas banyak dijadikan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar, serta sebagai aset safe-haven pada masa ketidakpastian.
Q: Siapa yang paling banyak membeli Emas?
A: Bank sentral adalah pemegang Emas terbesar, terutama untuk mendiversifikasi cadangan dan mendukung mata uang mereka.
Q: Bagaimana korelasi Emas dengan aset lain?
A: Emas berkorelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, tetapi berkorelasi positif dengan pasar saham.
Q: Apa saja faktor yang mempengaruhi harga Emas?
A: Faktor-faktornya meliputi ketidakstabilan geopolitik, resesi, suku bunga, dan pergerakan Dolar AS.