Harga Emas Terus Naik Akibat Ketegangan Geopolitik yang Meningkat dan Inflasi AS yang Jadi Sorotan

Harga Emas Terus Naik Akibat Ketegangan Geopolitik yang Meningkat dan Inflasi AS yang Jadi Sorotan

Harga Emas Melonjak karena Ketegangan Israel-Hamas

Harga emas terus meroket karena ketegangan antara Israel dan Hamas di Timur Tengah yang memanas kembali. Emas tetap diminati selama tiga hari berturut-turut pada Selasa, didorong oleh permintaan yang tinggi akan aset aman di tengah ketegangan geopolitik yang mendalam. Hal ini mengimbangi ekspektasi berkurangnya kebijakan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan Juni.

Harga emas akan diuji minggu ini oleh data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Maret, yang akan diterbitkan pada Rabu. IHK utama bulanan dan data inti IHK diperkirakan naik 0,3%, lebih tinggi dari laju 0,17% yang dibutuhkan agar inflasi kembali ke target 2%. Ahli ekonomi mengatakan biaya asuransi yang lebih tinggi, biaya manajemen portofolio, dan kenaikan sewa diharapkan menjaga tekanan inflasi tetap tinggi. Angka inflasi yang terus membandel kemungkinan akan menyebabkan pedagang menunda ekspektasi bahwa Fed akan mulai menurunkan suku bunga dari Juni ke sekitar Q3.

Emas Naik Karena Ketegangan Geopolitik

Harga emas melanjutkan kenaikannya ke $2.360 karena ekspektasi gencatan senjata antara Israel dan Palestina memudar. Hal ini memicu eskalasi baru dalam ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah. Spekulasi yang mendukung gencatan senjata menurun tajam setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Senin bahwa militer mereka bersiap untuk invasi ke daerah kantong Rafah di Gaza, menurut laporan Reuters. Di sisi lain, Hamas menyatakan proposal gencatan senjata yang mereka terima dari Israel tidak memenuhi tuntutan mereka. Emas terus mendapat tawaran kuat karena ketegangan geopolitik menegaskan permintaan akan aset aman.

Pertanyaan mengenai Harga Emas Terus Naik Akibat Ketegangan Geopolitik yang Meningkat dan Inflasi AS yang Jadi Sorotan :

Q: Mengapa harga emas terus meningkat?

A: Karena ketegangan yang memanas antara Israel dan Hamas di Timur Tengah.

Q: Selama berapa hari berturut-turut harga emas meningkat?

A: Tiga hari berturut-turut.

Q: Data apa yang akan diuji terhadap harga emas minggu ini?

A: Data Indeks Harga Konsumen (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Maret.

Q: Berapa kenaikan yang diperkirakan pada data CPI?

A: 0,3%.

Q: Apa yang memicu eskalasi ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah?

A: Memudarnya ekspektasi gencatan senjata antara Israel dan Palestina.

Q: Mengapa harga emas tetap diminati selama ketegangan geopolitik?

A: Karena emas dianggap aset aman selama masa-masa tidak pasti.

Q: Mengapa orang berinvestasi dalam Emas?

A: Emas banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Selain itu, emas dianggap sebagai aset safe-haven, yang bagus untuk diinvestasikan selama masa-masa sulit, dan juga sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan mata uang yang terdepresiasi.

Q: Siapa yang membeli Emas paling banyak?

A: Bank sentral adalah pemegang Emas terbesar. Mereka membeli Emas untuk mendiversifikasi cadangan dan meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang mereka.

Q: Bagaimana korelasi Emas dengan aset lainnya?

A: Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan obligasi pemerintah AS, tetapi korelasi positif dengan aset berisiko. Ketika pasar saham naik, harga Emas cenderung turun, dan sebaliknya.

Q: Apa yang memengaruhi harga Emas?

A: Harga Emas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti ketidakstabilan geopolitik, tingkat suku bunga, dan pergerakan Dolar AS. Harga biasanya naik saat Dolar melemah, dan turun saat Dolar menguat.

WhatsApp
`