Harga Emas Turun Karena Data Inflasi AS Mengecilkan Harapan Penurunan Suku Bunga

Harga Emas Turun Karena Data Inflasi AS Mengecilkan Harapan Penurunan Suku Bunga

Gold Melemah Akibat Inflasi AS yang Terus Meninggi

Inflasi Membawa Masalah

Harga emas mengalami penurunan pada Rabu setelah rilis angka inflasi bulan Maret di Amerika Serikat (AS). Angka-angka tersebut menunjukkan kenaikan pada data bulanan dan tahunan, yang dapat memperumit rencana Federal Reserve (Fed) untuk melonggarkan kebijakan moneter. Setelah rilis data, imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat, mata uang dolar menguat, dan imbal hasil riil AS melampaui ambang batas 2%, memberikan tekanan pada logam mulia tersebut.

Pukulan Ganda untuk Emas

Emas spot (XAU/USD) diperdagangkan pada $2.336 setelah kehilangan 0,66% menyusul rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) mengumumkan bahwa IHK bulan Maret lebih tinggi dari perkiraan, meskipun tidak berubah dalam tiga dari empat pembacaan inflasi dibandingkan dengan data bulan Februari. Sementara itu, inflasi secara umum melonjak di atas perkiraan tahunan dan pembacaan bulan sebelumnya.

Dampak pada Pasar

Pasca pengumuman data tersebut, imbal hasil obligasi pemerintah AS mengalami lonjakan signifikan, terutama pada jangka pendek, dengan imbal hasil obligasi Treasury 2 tahun melonjak 20 basis poin. Indeks Dolar AS (DXY) juga menyaksikan peningkatan substansial, melonjak lebih dari 1% untuk mencapai tertinggi tahun ini di 105,27. Data dari Chicago Board of Trade (CBOT) menunjukkan bahwa pedagang berjangka memperkirakan hanya dua pemotongan suku bunga dana Fed dengan memproyeksikan suku bunga acuan utama akan berakhir tahun ini pada 4,98%.

Pertanyaan mengenai Harga Emas Turun Karena Data Inflasi AS Mengecilkan Harapan Penurunan Suku Bunga :

Q: Apa yang menyebabkan harga emas melemah?

A: Kenaikan angka inflasi AS yang terus berlanjut.

Q: Dampak apa yang ditimbulkan oleh angka inflasi pada aset keuangan?

A: Meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah AS, menguatkan mata uang dolar, dan menurunkan imbal hasil riil AS.

Q: Bagaimana kinerja emas spot setelah rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS?

A: Turun 0,66% menjadi $2.336.

Q: Apa yang menyebabkan lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS?

A: Pengumuman data inflasi yang di atas perkiraan.

Q: Bagaimana indeks Dolar AS (DXY) merespons data inflasi?

A: Menguat lebih dari 1% ke level tertinggi tahun ini di 105,27.

Q: Mengapa orang berinvestasi dalam emas?

A: Emas dipandang sebagai aset lindung nilai yang aman selama masa-masa sulit, dan merupakan lindung nilai terhadap inflasi dan nilai mata uang yang terdepresiasi.

Q: Siapa pemegang emas terbesar?

A: Bank sentral, terutama bank sentral dari negara berkembang seperti Cina, India, dan Turki.

Q: Bagaimana korelasi emas dengan aset lainnya?

A: Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, dan korelasi terbalik dengan aset berisiko.

Q: Apa yang memengaruhi harga emas?

A: Ketidakstabilan geopolitik, kekhawatiran resesi, suku bunga, dan nilai Dolar AS, karena emas dihargai dalam dolar.

WhatsApp
`