Kanada-Tiongkok Dekat, Dolar Kanada Berpotensi Menguat? Ini Penjelasannya!

Kanada-Tiongkok Dekat, Dolar Kanada Berpotensi Menguat? Ini Penjelasannya!

Kanada-Tiongkok Dekat, Dolar Kanada Berpotensi Menguat? Ini Penjelasannya!

Para trader retail Indonesia yang budiman, pernahkah kalian merasa pasar forex itu seperti gelombang besar yang datang dan pergi? Terkadang tenang, terkadang ganas. Nah, berita terbaru dari hubungan ekonomi Kanada dan Tiongkok ini bisa jadi salah satu faktor yang menggerakkan ombak tersebut. Ada kesepakatan baru yang tampaknya sepele, tapi dampaknya bisa cukup signifikan lho untuk pergerakan mata uang. Yuk, kita bedah lebih dalam!

Apa yang Terjadi?

Jadi begini ceritanya, Kanada dan Tiongkok baru saja mengumumkan "Peta Jalan Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan". Ini bukan sekadar basa-basi, tapi sinyal jelas bahwa kedua negara ini mau serius lagi dalam urusan ekonomi. Ibaratnya, setelah sekian lama ada sedikit 'jarak', kini mereka memutuskan untuk 'mendekat' kembali, setidaknya dari sisi perdagangan.

Fokus utama dari kesepakatan ini adalah untuk memperlancar hambatan-hambatan perdagangan di antara keduanya. Nah, salah satu yang paling menarik perhatian adalah langkah konkret Kanada untuk mengurangi tarif. Tepatnya, mulai 1 Maret, Kanada akan menurunkan tarif 100% yang selama ini diberlakukan untuk mobil listrik (EV) buatan Tiongkok. Angka 100% itu kan besar banget, jadi penurunan ini bisa diartikan sebagai langkah pembukaan pintu yang lebih lebar.

Kenapa ini penting? Karena hubungan ekonomi antara Kanada dan Tiongkok ini kan punya cerita panjang. Dulu, Tiongkok adalah mitra dagang yang sangat penting bagi Kanada. Tapi, dalam beberapa tahun terakhir, hubungan kedua negara ini sempat memanas karena berbagai isu, mulai dari penangkapan eksekutif Huawei, isu hak asasi manusia, hingga persaingan ekonomi global. Akibatnya, hubungan dagang dan investasi pun sempat agak 'dingin'.

Kesepakatan "Peta Jalan" ini justru menjadi penanda bahwa kedua negara melihat ada peluang untuk memperbaiki hubungan dan saling menguntungkan lagi. Tiongkok tentu senang karena akses pasar Kanada makin mudah, sementara Kanada bisa mendapatkan pasokan EV yang mungkin lebih terjangkau atau teknologi yang bisa dipelajari. Simpelnya, ini adalah upaya kedua negara untuk 'memperbaiki taman' yang sempat sedikit berantakan.

Dampak ke Market

Sekarang, mari kita lihat bagaimana 'kedekatan' Kanada dan Tiongkok ini bisa memengaruhi mata uang yang kita tradingkan.

Pertama, tentu saja, adalah Dolar Kanada (CAD). Dengan adanya pelonggaran tarif untuk produk Tiongkok, ini bisa berarti peningkatan volume perdagangan antara kedua negara. Jika ekspor Tiongkok ke Kanada meningkat, misalnya barang-barang manufaktur atau komponen, ini bisa mendorong permintaan terhadap CAD untuk memfasilitasi transaksi. Selain itu, jika kesepakatan ini membuka peluang investasi baru dari Tiongkok ke Kanada, ini juga bisa menjadi sentimen positif bagi CAD. Perlu diingat, ekonomi Kanada banyak ditopang oleh sumber daya alam, tapi diversifikasi perdagangan juga penting. Peningkatan hubungan dagang dengan kekuatan ekonomi besar seperti Tiongkok bisa menjadi angin segar.

Bagaimana dengan Dolar Amerika Serikat (USD)? Pergerakan ini bisa sedikit rumit. Di satu sisi, jika perdagangan global meningkat secara keseluruhan karena kesepakatan ini, ini bisa mengurangi sentimen 'risk-off' yang seringkali membuat USD menguat sebagai safe haven. Namun, jika Kanada dan Tiongkok semakin erat, ini bisa berarti potensi persaingan bagi AS dalam beberapa sektor perdagangan. Kita juga perlu melihat bagaimana bank sentral AS (The Fed) bereaksi terhadap potensi peningkatan inflasi atau pertumbuhan ekonomi global yang mungkin dipicu oleh hal ini.

Sementara itu, untuk pasangan mata uang seperti EUR/USD dan GBP/USD, dampaknya mungkin tidak langsung terasa sekuat pada CAD. Namun, jika kesepakatan ini berkontribusi pada stabilitas ekonomi global atau memicu tren perdagangan yang lebih positif, ini bisa memberikan dukungan halus bagi mata uang yang cenderung lebih berisiko seperti Euro dan Pound Sterling, asalkan tidak ada sentimen negatif lain yang dominan.

Yang paling menarik, mari kita lihat hubungannya dengan Emas (XAU/USD). Emas seringkali menjadi indikator sentimen pasar dan inflasi. Jika kesepakatan Kanada-Tiongkok ini dianggap sebagai langkah menuju normalisasi hubungan dagang global dan meningkatkan prospek pertumbuhan, ini bisa mengurangi daya tarik Emas sebagai aset safe haven. Artinya, jika pasar memandang positif kesepakatan ini dan optimisme ekonomi meningkat, Emas bisa saja mengalami tekanan jual. Namun, jika kesepakatan ini dilihat sebagai langkah kecil di tengah ketegangan geopolitik global yang masih tinggi, Emas bisa tetap kokoh.

Peluang untuk Trader

Jadi, apa artinya semua ini bagi kita para trader?

Pasangan mata uang yang paling patut diperhatikan jelas adalah USD/CAD dan CAD/JPY (karena Tiongkok adalah pemain besar di Asia). Jika sentimen positif terhadap CAD menguat, kita bisa melihat potensi pelemahan USD/CAD (artinya CAD menguat terhadap USD) atau penguatan CAD/JPY (CAD menguat terhadap Yen). Ini bisa menjadi peluang untuk mencari setup buy pada pasangan-pasangan ini.

Namun, perlu diingat, pasar tidak bergerak hanya berdasarkan satu berita. Kita harus tetap memantau indikator ekonomi lainnya, seperti data inflasi, data ketenagakerjaan, dan tentu saja, kebijakan moneter dari bank sentral utama. Misalnya, jika The Fed masih bersikeras mempertahankan suku bunga tinggi, itu bisa memberikan dukungan kuat bagi USD yang bisa saja mengimbangi dampak positif pada CAD.

Yang juga penting adalah analisis teknikal. Perhatikan level-level support dan resistance kunci pada grafik USD/CAD. Jika USD/CAD menembus level support yang signifikan, ini bisa mengkonfirmasi tren pelemahan lebih lanjut. Sebaliknya, jika gagal menembus resistance dan memantul turun, ini bisa jadi sinyal buy untuk CAD. Begitu juga dengan volatilitas yang mungkin meningkat, jadi manajemen risiko harus tetap menjadi prioritas utama. Jangan lupa pasang stop loss yang ketat!

Kesimpulan

Kesepakatan "Peta Jalan Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan" antara Kanada dan Tiongkok ini memang bukan berita yang menggemparkan dunia seperti krisis keuangan besar, tapi ini adalah salah satu dari sekian banyak 'batu bata' yang membentuk lanskap ekonomi global. Ini menunjukkan bahwa di tengah ketegangan global, ada upaya untuk kembali membangun jembatan, setidaknya di bidang perdagangan.

Bagi kita para trader, ini adalah pengingat bahwa dinamika hubungan antar negara bisa menjadi pendorong pergerakan harga yang signifikan. Dolar Kanada berpotensi mendapatkan angin segar dari hubungan yang membaik ini, namun kita harus tetap waspada terhadap faktor-faktor lain yang juga memengaruhi pasar. Teruslah belajar, pantau berita, dan yang terpenting, jangan pernah lupakan manajemen risiko dalam setiap keputusan trading Anda.


Disclaimer: Artikel ini bersifat edukatif, bukan rekomendasi trading.

WhatsApp
`