Nilai Rupee Kembali Menguat Jelang Rilis Data Inflasi AS
**Nilai Rupee India Melemah Kembali Karena Permintaan USD yang Meningkat**
Nilai rupee India (INR) mengalami penurunan pada hari Rabu karena permintaan dolar Amerika Serikat (USD) yang meningkat. Hal ini menyusul aksi jual dolar oleh bank, penurunan harga minyak mentah, dan prospek pertumbuhan ekonomi India yang kuat yang dapat membatasi pelemahan INR.
**Peristiwa Penting untuk Diamati**
Investor akan memantau dengan cermat laporan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Maret dan Risalah FOMC pada hari Rabu. Acara ini dapat memberikan petunjuk tentang prospek inflasi dan arah kebijakan moneter The Fed (bank sentral AS). Di sisi India, pasar akan ditutup pada hari Kamis untuk perayaan Idul Fitri. Perhatian akan beralih ke laporan inflasi IHK India untuk bulan Maret dan Produksi Industri untuk bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Jumat.
**Prospek Pertumbuhan India yang Kuat**
Prospek pertumbuhan ekonomi India yang kuat memberikan ruang bagi bank sentral (RBI) untuk tetap fokus pada inflasi, kata Gubernur RBI Shaktikanta Das. India Ratings and Research (Ind-Ra) melaporkan bahwa delapan negara bagian di India akan memiliki ekonomi lebih dari $1 triliun karena negara tersebut bergerak menuju menjadi negara maju pada tahun fiskal 2047.
Pertanyaan mengenai Nilai Rupee Kembali Menguat Jelang Rilis Data Inflasi AS :
Q: Apa penyebab melemahnya rupee India (INR) terhadap dolar AS (USD)?
A: Peningkatan permintaan USD.
Q: Peristiwa penting apa yang dapat memengaruhi nilai INR?
A: Laporan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Maret dan Risalah FOMC.
Q: Apa dampak prospek pertumbuhan ekonomi India terhadap INR?
A: Prospek pertumbuhan yang kuat memberikan ruang bagi RBI untuk fokus pada pengendalian inflasi.
Q: Menurut India Ratings and Research (Ind-Ra), berapa banyak negara bagian di India yang akan memiliki ekonomi lebih dari $1 triliun?
A: Delapan negara bagian.
Q: Bagaimana perekonomian India memengaruhi Rupee India?
A: Pertumbuhan ekonomi India menarik banyak investasi asing, yang pada gilirannya meningkatkan permintaan akan Rupee.
Q: Bagaimana harga minyak memengaruhi Rupee?
A: Kenaikan harga minyak meningkatkan permintaan akan USD (karena minyak diperdagangkan dalam USD), sehingga menurunkan nilai Rupee.
Q: Bagaimana inflasi di India memengaruhi Rupee?
A: Inflasi yang tinggi menunjukkan peningkatan jumlah uang beredar, yang menurunkan nilai Rupee secara keseluruhan. Namun, jika inflasi melebihi target RBI, RBI akan menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi memperkuat Rupee.
Q: Bagaimana permintaan dolar AS musiman dari importir dan bank memengaruhi Rupee?
A: Karena defisit perdagangan India, impor yang banyak menyebabkan peningkatan permintaan akan USD. Hal ini melemahkan Rupee karena dijual untuk memenuhi permintaan Dolar.