Nilai Tukar Dolar Australia Naik Terus, Siap-siap Menantikan Keputusan Bank Australia
Nilai Dolar Australia Menguat Terhadap Dolar AS
Pertumbuhan Ekonomi AS Mengecewakan
Pasangan mata uang AUD/USD bergerak naik ke sekitar 0,6610 pada sesi Asia hari Senin. Data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan untuk bulan April, termasuk pertumbuhan upah yang lebih rendah dari perkiraan, telah memberikan tekanan jual pada Dolar AS (USD). Investor akan mencermati keputusan suku bunga Bank Sentral Australia (RBA) pada hari Selasa. Pasar tenaga kerja di Amerika Serikat melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan April dan upah tahunan turun di bawah 4,0% untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun, Kantor Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan pada hari Jumat. Nonfarm Payrolls (NFP) AS naik 175.000 pada bulan April dari peningkatan 315.000 (direvisi dari 303.000) pada bulan Maret, di bawah estimasi pasar sebesar 243.000. Tingkat Pengangguran naik menjadi 3,9% pada bulan April dari 3,8%, sementara Penghasilan Per Jam Rata-rata turun menjadi 3,9% YoY pada bulan April dari angka sebelumnya sebesar 4,1%.
RBA Diharapkan Mempertahankan Suku Bunga
Di sisi Australia, RBA kemungkinan akan mempertahankan suku bunga utamanya pada level tertinggi 12 tahun sebesar 4,35% pada hari Selasa karena inflasi di Australia tetap tinggi. Pelaku pasar akan mengambil lebih banyak isyarat dari konferensi pers RBA setelah pertemuan kebijakan moneter. Jika Gubernur RBA Michele Bullock menyampaikan pernyataan hawkish, ini dapat mendorong Dolar Australia (AUD) terhadap USD. Analis dari Commonwealth Bank dan Westpac mengantisipasi suku bunga akan mencapai puncaknya pada 4,35% pada November 2023, kemudian turun ke 3,10% pada Desember 2025.
Pertanyaan mengenai Nilai Tukar Dolar Australia Naik Terus, Siap-siap Menantikan Keputusan Bank Australia :
Q: Mengapa nilai Dolar Australia menguat terhadap Dolar AS?
A: Karena data ketenagakerjaan AS yang mengecewakan, seperti pertumbuhan upah yang lebih rendah dari perkiraan, telah memberi tekanan jual pada Dolar AS.
Q: Apa yang terjadi pada pasar tenaga kerja AS di bulan April?
A: Pertumbuhan Nonfarm Payrolls melambat lebih dari perkiraan dan upah tahunan turun di bawah 4,0%.
Q: Apa yang diharapkan RBA lakukan pada pertemuan kebijakan moneter hari Selasa?
A: RBA diperkirakan akan mempertahankan suku bunga utama pada 4,35% karena inflasi di Australia masih tinggi.
Q: Apa yang akan terjadi jika Gubernur RBA Michele Bullock menyampaikan pernyataan hawkish?
A: Pernyataan tersebut dapat mendorong Dolar Australia terhadap USD.
Q: Berapa perkiraan puncak suku bunga dan waktu penurunannya menurut analis?
A: Puncak suku bunga diperkirakan pada 4,35% pada November 2023, kemudian turun ke 3,10% pada Desember 2025.