Nilai Tukar NZD/USD Turun Setelah Kepercayaan Bisnis Selandia Baru Melemah
Prospek NZD/USD Tertekan Penurunan Kepercayaan Bisnis di Selandia Baru
Nilai tukar NZD/USD terjebak dalam zona positif, meskipun telah memangkas beberapa kenaikan hariannya, setelah data Kepercayaan Bisnis yang lebih lemah dari Selandia Baru pada Selasa lalu. Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) dijadwalkan mengadakan rapat kebijakan moneter pada Rabu ini. Pada rapat tersebut, RBNZ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tunai pada level 5,5% untuk pertemuan keenam berturut-turut. RBNZ akan menekankan perlunya mempertahankan kebijakan restriktif untuk sementara waktu demi mengendalikan inflasi.
Dampak Data Ekonomi AS pada NZD/USD
Nilai NZD/USD menguat karena selera risiko membaik menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) pada Rabu ini. Laporan IHK diperkirakan menunjukkan akselerasi pada IHK utama untuk Maret, sementara ukuran inti diperkirakan akan turun. Namun, Dolar AS (USD) berupaya memulihkan kerugian baru-baru ini di tengah volatilitas pasar. Dolar AS bisa mendapatkan dukungan dari pernyataan Presiden Federal Reserve (Fed) Bank of Minneapolis Neel Kashkari, yang menekankan pentingnya menurunkan tingkat inflasi saat ini sekitar 3% ke tingkat sasaran 2%.
Pertanyaan mengenai Nilai Tukar NZD/USD Turun Setelah Kepercayaan Bisnis Selandia Baru Melemah :
Q: Mengapa NZD/USD berada di zona positif meskipun ada data kepercayaan bisnis yang lemah di Selandia Baru?
A: Karena selera risiko yang membaik menjelang rilis data IHK AS.
Q: Apa yang diperkirakan akan terjadi pada rapat RBNZ?
A: RBNZ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tunai pada level 5,5% dan menekankan perlunya mempertahankan kebijakan restriktif.
Q: Bagaimana ekspektasi data IHK AS mempengaruhi NZD/USD?
A: Penguatan NZD/USD karena ekspektasi akselerasi IHK utama untuk Maret.
Q: Apa yang diharapkan dari Dolar AS?
A: Dolar AS diperkirakan akan memulihkan kerugian karena volatilitas pasar dan pernyataan Neel Kashkari yang menekankan pentingnya menurunkan inflasi.