Pound Inggris Naik Pasca Penurunan Pasca NFP, Kembali di Atas 1,2600
Nilai Tukar Pound Sterling
Nilai tukar Pound Sterling (GBP) sempat melemah pasca rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) AS, namun kemudian pulih dan relatif stabil pada grafik harian. Data NFP menunjukkan bahwa perekonomian AS masih menciptakan lapangan kerja dengan laju yang kuat.
Faktor yang Mempengaruhi Pound Sterling
Di sisi lain, prospek ekonomi yang lemah dan tekanan inflasi yang lebih rendah membebani Pound Sterling. Data aktivitas sektor jasa di Inggris yang lemah menambah bukti adanya ketidakpastian prospek ekonomi. Produk Domestik Bruto (PDB) yang lemah dan perlambatan tekanan harga memperkuat spekulasi bahwa Bank of England (BoE) mungkin akan mengantisipasi pemotongan suku bunga pertama, sehingga membebani Pound Sterling.
Prospek Teknis
Secara teknis, Pound Sterling masih dalam tren bearish, dengan hambatan pada level 1,2675 menahan pembeli di depan level 1,2755. Level dukungan berada di 1,2575 dan 1,2535.
Pertanyaan mengenai Pound Inggris Naik Pasca Penurunan Pasca NFP, Kembali di Atas 1,2600 :
Q: Apa yang terjadi pada nilai tukar Pound Sterling setelah data Nonfarm Payrolls AS dirilis?
A: Nilai tukar melemah, tetapi kemudian pulih dan stabil.
Q: Apa yang menunjukkan bahwa perekonomian AS masih kuat?
A: Data Nonfarm Payrolls (NFP) yang menunjukkan penciptaan lapangan kerja yang kuat.
Q: Faktor apa yang membebani Pound Sterling?
A: Prospek ekonomi yang lemah, tekanan inflasi yang lebih rendah, dan aktivitas sektor jasa yang lemah.
Q: Apa spekulasi mengenai potensi tindakan Bank of England?
A: Pemotongan suku bunga pertama yang diantisipasi.
Q: Bagaimana prospek teknis Pound Sterling?
A: Masih dalam tren bearish, dengan hambatan signifikan di level 1,2675 dan level dukungan di 1,2575 dan 1,2535.