Rencana Tarif Impor Tembaga oleh Presiden AS Donald Trump

Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam wawancara dengan Newsmax pada hari Rabu bahwa ia "berencana untuk menerapkan tarif impor tembaga dalam beberapa minggu ke depan," menurut Bloomberg. Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan bahwa tidak banyak pengecualian untuk tarif yang mulai berlaku pada 2 April. "Semua yang akan kami lakukan adalah timbal balik. Saya kemungkinan akan lebih lunak daripada timbal balik."
Reaksi pasar menunjukkan bahwa harga COMEX Copper melonjak ke tingkat tertinggi sepanjang masa $5,37 akibat rencana tarif AS. Sementara itu, Dolar Australia (AUD) yang terkait dengan komoditas tertekan terhadap Dolar AS (USD), dengan AUD/USD berfluktuasi di sekitar 0,6300 pada saat artikel ini ditulis.
FAQ tentang Tarif
Apa itu tarif?
Tarif adalah bea masuk yang dikenakan pada impor barang tertentu atau kategori produk. Tujuan tarif adalah membantu produsen dan pabrikan lokal agar lebih kompetitif di pasar dengan memberikan keuntungan harga dibandingkan barang serupa yang dapat diimpor. Tarif biasanya digunakan sebagai alat proteksionisme, bersamaan dengan hambatan perdagangan dan kuota impor.
Apa perbedaan antara pajak dan tarif?
Meskipun tarif dan pajak sama-sama menghasilkan pendapatan untuk pemerintah dalam mendanai barang dan layanan publik, ada beberapa perbedaan. Tarif dibayar di pelabuhan masuk, sementara pajak dibayar pada saat pembelian. Pajak dikenakan pada individu dan bisnis, sedangkan tarif dibayar oleh importir.
Apakah tarif itu baik atau buruk?
Ada dua pendapat di kalangan ekonom mengenai penggunaan tarif. Beberapa berargumen bahwa tarif diperlukan untuk melindungi industri domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, sementara yang lain melihatnya sebagai alat yang berbahaya yang dapat meningkatkan harga dalam jangka panjang dan mengarah pada perang dagang yang merugikan dengan mendorong tarif timbal balik.
Apa rencana tarif Presiden AS Donald Trump?
Menjelang pemilihan presiden pada November 2024, Donald Trump menegaskan bahwa ia bermaksud untuk menggunakan tarif guna mendukung ekonomi AS dan produsen Amerika. Pada tahun 2024, Meksiko, China, dan Kanada menyumbang 42% dari total impor AS. Dalam periode ini, Meksiko menjadi eksportir teratas dengan nilai mencapai $466,6 miliar, menurut Biro Sensus AS. Oleh karena itu, Trump ingin memfokuskan penerapan tarif pada ketiga negara ini. Ia juga berencana untuk menggunakan pendapatan yang dihasilkan melalui tarif untuk mengurangi pajak penghasilan pribadi.