USD/JPY Bertahan di 151,40 di Tengah Pendekatan Hati-hati BOJ terhadap Kondisi Moneter
USD/JPY dalam Situasi Sulit Akibat Pendekatan Bank of Japan yang Hati-hati dalam Mempertahankan Kondisi Moneter Akomodatif
JPY Tertekan oleh Pendekatan Hati-hati BoJ
Kurs USD/JPY tetap tenang dan bergerak di sekitar 151,40 selama perdagangan awal Eropa pada Jumat. Indeks Harga Konsumen Tokyo (YoY) untuk bulan Maret naik 2,6% setelah kenaikan 2,5% pada bulan Februari. Sementara itu, Indeks Harga Konsumen Inti Tokyo naik 2,9% secara tahunan, turun dari kenaikan 3,1% pada bulan Februari. Bank Sentral Jepang (BoJ) mengambil pendekatan hati-hati untuk mempertahankan kondisi moneter akomodatif. Hal ini tampaknya membebani Yen Jepang (JPY), sehingga memberikan dukungan bagi pasangan USD/JPY.
USD Terangkat oleh Dolar AS yang Kuat dan Nada Hawkish The Fed
Indeks Dolar AS (DXY) menguat, mendekati 104,60, karena data baru-baru ini menunjukkan ekspansi ekonomi tahunan di Amerika Serikat (AS), yang didorong oleh belanja konsumen. Pada kuartal keempat tahun 2023, Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang Dianualisasi tumbuh sebesar 3,4%, melampaui ekspektasi pasar yang tetap tidak berubah pada kenaikan 3,2%. Indeks Harga Produk Domestik Bruto AS tetap stabil dengan kenaikan 1,7%, sejalan dengan ekspektasi untuk Q4. Pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve (The Fed) mendukung penguatan Dolar AS. Komentar Gubernur The Fed Christopher Waller pada hari Rabu mengisyaratkan potensi penundaan pemotongan suku bunga, mengingat angka inflasi yang kuat.