Yen Jepang Kuat Bikin Dolar Australia Melemah
Trend AUD/JPY
Kurs AUD/JPY turun pada hari Jumat pagi setelah tren positifnya selama tiga hari. Mata uang Yen Jepang (JPY) menguat karena ketegangan politik meningkat di Timur Tengah. Iran bertekad membalas serangan Israel pada kedutaan besar Iran di Suriah. Ancaman terhadap kedutaan Israel di Amerika Serikat (AS) juga meningkatkan kekhawatiran pasar.
Gubernur Bank Jepang (BoJ), Kazuo Ueda menyatakan bahwa bank sentral mungkin menyesuaikan kebijakan moneter jika fluktuasi nilai tukar berdampak signifikan pada siklus upah-inflasi yang tidak dapat diabaikan. Menteri Keuangan Jepang, Shunichi Suzuki, menekankan bahwa dia memantau pergerakan nilai tukar dengan penuh perhatian dan siap mengeksplorasi semua opsi yang tersedia untuk mengatasi volatilitas berlebihan di pasar mata uang.
Dampak Data Ekonomi Australia
Nilai Dolar Australia (AUD) melemah setelah data Penjualan Ritel Akhir dan Neraca Perdagangan yang mengecewakan dirilis pada hari Jumat. Surplus Perdagangan Australia (bulanan) menyempit menjadi 7.280 juta pada bulan Maret, di bawah ekspektasi 10.400 juta dan pembacaan 10.058 juta pada bulan Februari. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan Ekspor Australia sebesar 2,2% secara bulanan, yang kontras dengan peningkatan 1,6% sebelumnya. Selain itu, Impor negara tersebut tumbuh 4,8%, dibandingkan dengan 1,3% pada periode sebelumnya. Penjualan Ritel Akhir Australia tetap tidak berubah pada 0,3% pada bulan Februari, sesuai dengan ekspektasi.
Pertanyaan mengenai Yen Jepang Kuat Bikin Dolar Australia Melemah :
Q: Apa penyebab penurunan AUD/JPY?
A: Penguatan Yen Jepang karena meningkatnya ketegangan politik di Timur Tengah, termasuk serangan Israel ke kedutaan Iran di Suriah dan ancaman terhadap kedutaan Israel di Amerika Serikat.
Q: Bagaimana respons Bank Jepang terhadap situasi ini?
A: Gubernur Bank Jepang (BoJ) menyatakan bahwa bank sentral mungkin menyesuaikan kebijakan moneter jika fluktuasi nilai tukar berdampak signifikan pada siklus upah-inflasi.
Q: Apa dampak data ekonomi Australia terhadap AUD?
A: Nilai AUD melemah setelah data mengecewakan tentang Penjualan Ritel Akhir dan Neraca Perdagangan, yang menunjukkan penurunan ekspor dan peningkatan impor.
Q: Apa yang menyebabkan penyempitan surplus Perdagangan Australia?
A: Penurunan Ekspor Australia sebesar 2,2% secara bulanan dan pertumbuhan Impor sebesar 4,8%.